Mengenal Apa Itu Gaya Hidup Minimalis, Konsep Hidup yang Bebas Akan Ilusi Modern Saat Ini

Gaya hidup, suatu hal yang menjadi bagian dari diri seseorang yang baik sadar maupun tidak sadar memberikan pengaruh yang besar terhadap setiap keputusan ataupun kegiatan yang akan dilakukan. Pernahkah kamu mendengar gaya hidup minimalis? Tren mengenai “minimalis” ini berkembang dengan baik terutama dalam dunia fesyen, desain, interior rumah, tapi pernahkah kamu mengentahui bahwa ada lho gaya hidup minimalis?

Gaya hidup minimalis sejatinya merupakan gaya hidup yang memfokuskan pada keterlepasan akan material. Artinya, seseorang hanya memerlukan apa yang diperlukan saja tanpa harus memiliki sesuatu yang tidak diperlukan. Berlandaskan konsep “Less is more” para minimalist – orang-orang yang menganut gaya hidup ini – menemukan kedamaian dan tujuan hidupnya sendiri.

Pandangan mengenai “Hidup berlimpah (secara material) adalah tujuan hidup” tidak berlaku bagi minimalist. Joshua Becker, seorang minimalist menuliskan pandangannya mengenai gaya hidup minimalis bahwa gaya hidup ini dapat membawa kebebasan akan ilusi modern saat ini, dalam pandangannya saat ini orang-orang terlalu tergesa-gesa dan stres dengan lingkungan hidup sekitarnya. Orang-orang dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka harus bekerja dalam waktu kerja yang panjang untuk dapat membiayai hidup, membayar tanggungan, mendapatkan barang-barang bermerek dan terbaru namun secara tanpa sadar orang-orang semakin terjatuh didalamnya.

Para minimalist memiliki satu pegangan yang sama yakni:

Terbebas dari material merupakan jalan untuk menikmati hidup dan menemukan kedamaian ditengah kehidupan modern saat ini.

Salah satu cara bagi penganut gaya hidup menampilkan diri mereka adalah dengan memiliki atau barang-barang yang bersifat penting saja. Mulai dari pakaian, perabotan rumah tangga, interior rumah hingga kebutuhan sehari-hari, para minimalist akan menentukan mana yang akan berguna atau bermanfaat mana yang tidak. Memiliki ruangan atau lingkungan yang terbebas dari “kekacauan” barang-barang memberikan kedamaian bagi minimalist.

Kamu tertarik dengan gaya hidup minimalis? Langkah awal untuk memulai menjadi seorang minimalist diawali dengan mengumpulkan barang-barang yang dipakai dan yang jarang atau bahkan tidak terpakai dari rumah lalu menyingkirkannya – bisa saja kamu sumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Tips dari Ryan Nicodemus dari @minimalist, dia memiliki konsep 90-90 yang artinya adalah ia akan mengeliminasi barang-barang yang mungkin saja tidak akan ia gunakan dalam waktu 90 hari kedepan. Cukup menarik dan menantang.

Menjadi seorang minimalis tidak berarti kamu tampil “kere” namun malah sebaliknya, kamu memberikan nilai kepada diri kamu sendiri untuk dapat menentukan mana yang berguna mana yang tidak, mana yang prioritas mana yang tidak dan tentu saja hal ini berdampak pula dengan berbagai kegiatan dalam kehidupan kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s