End of Comfort Zone

Life begins at the end of your comfort zone.

Kata-kata tersebut terus mengiang dalam pikiran ku ketika aku memutuskan untuk meninggalkan ibu kota & kembali ke kota kelahiran, Pontianak, untuk melanjutkan usaha orang tua.

Lebih tepatnya aku akan pergi ke pedalaman Kalimantan Barat, sekitar 7 jam dari Pontianak yang dimana lokasinya jauh dari perkotaan, rumah yang dikelilingi hutan & ladang kelapa sawit, minimnya listrik & sangat terbatasnya jaringan seluler.

Hidup di tahun 2018 tanpa internet, nongki, ke mall ataupun kehidupan umumnya yang dilakukan oleh anak-anak muda nampaknya menjadi tantangan sendiri untuk beranjak dari godaan ibu kota yang serba ada.

Klise memang, namun untuk mencapai suatu kesuksesan, setiap orang sudah memiliki jalannya masing-masing dan ada yang harus dikorbankan. Bagiku, hal yang harus ku korbankan sudah jelas adalah zona nyaman kehidupan Jakarta & peluang karir di perusahaan.

Satu hal yang aku percaya, bahwa keputusan yang aku ambil untuk keluar dari zona nyaman ini akan berbuah baik.

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

Tulisan ini aku tulis di lokasi yang bernama Matan, Kalimantan Barat. Lebih tepatnya, kamu bisa googling dengan mengetikkan: Batu Daya Kalimantan Barat.

Apa cerita mu dalam keluar dari zona nyaman? Dan apakah ada hal penting yang kamu pelajari? Aku mau mendengar & saling berbagi cerita dengan kamu.

Ricky Wirianto

Life begins at the end of your comfort zone.

Those words keep echoing in my head when I made decision to left Jakarta & back to my hometown, Pontianak, to continue run my parents businesses.

Precisely I’ll go to middle of jungle of West Kalimantan, 7 hours from Pontianak which is far from cities, each homes surrounded by trees & palm oil plantations, lack of electricity & extremely limited cell service.

Life in 2018 without internet, hanging out with friends or common things youngsters does it looks like challenges for me to getting away from Jakarta where everything is available.

It sounds like cliché, however to get my and your own goals, everyone has their own way to achieve it and there’s something you have to sacrifice. To me, it’s my comfort zone & chance to get a “hot” position at company.

There’s one thing that I believe, my decision to get out from this comfort zone will have a good thing in the future.

I wrote this blog at Matan, West Kalimantan. Search it on Google: Batu Daya, West Kalimantan.

Do you have your story about getting out from your comfort zone? Is there any lessons you’ve learnt from it? I’d like we to share those stories.

Ricky Wirianto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: