Kebiasaan Buruk Menunggu Momen

Umumnya, kita terlalu terbiasa untuk menunda, iya aku juga masih melakukannya, menunda sampai momen yang tepat agar mendapatkan dorongan yang kuat untuk melakukan sesuatu. Hal ini seakan sudah terlalu dimaklumi oleh kita. Istilah kekiniannya adalah procastination. Sadar atau tidak sadar hal ini pasti memberikan dampak buruk untuk diri kita.

Bangun tidur tapi masih nyaman dikasur sampai menunggu jam yang diinginkan baru bangun & bersiap-siap untuk melakukan aktivitas sehari-hari, nunda kerjaan tapi sampai kebablasan deadline, nunggu beberapa saat dan sampai kelewatan kesempatan tapi sudah terlambat dan masih banyak drama lagi yang karena kita menunggu tapi akhirnya melewatkan momen.

Menurutku ada beberapa hal yang membuat kita terlalu nyaman dengan untuk menunggu hingga bergerak untuk melakukan sesuatu.

1.Malas

Sudah jadi sifat dasar manusia bahwa malas bikin kita suka menunggu. Kalau sudah tahu punya kebiasaan buruk mengenai malas, baiknya sadar & mulai berbenah biar jadi pribadi yang makin kece.

2.Gawai

Gawai atau gadget seakan sudah jadi gandengan yang harus banget ada bersama dengan kita, beragam fitur dan kemudahannya berada dalam 1 alat. Namun karena berbagai kemudahannya yang semudah kita menggerakkan ibu jari terkadang membuat kita terlalu terlena berduaan dengan si gawai sampai kita menunda untuk melakukan sesuatu.

3.Sosial Media

Luang dikit, buka sosial media, bangun tidur buka sosial media, kita memang susah terlepas dari dunia virtual. Tapi dengan sadar bahwa kita yang punya kendali penuh atas sosial media, harusnya sih bisa mengesampingkan hal ini agar kita tidak menunda-nunda terus.

Terlepas dari berbagai faktor-faktor diatas, bisa belajar dari pengalaman untuk tidak menunda dan terus berbenah diri merupakan hal yang harus dilakukan. Membangun kebiasaan yang baik bisa dimulai dari langkah kecil sesuai dengan versi kamu. Be better of yourself.

 

Sumber foto: Photo by Icons8 team on Unsplash

5 thoughts on “Kebiasaan Buruk Menunggu Momen

Add yours

  1. Kalau saya pokrastinasi karena malas (sering), gawai (sering), medsos (sering) sama alasan tambahannya yaitu belum ada ide/nunggu munculnya ide dan perfeksionis (sisi negatif). Selalu ada alasan untuk prokrastinasi. Kalau masih ada hari esok, kenapa harus sekarang (semboyan orang yang suka prokrasitinasi, seperti saya) 😂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: