Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Sikat Gigi

Tren gaya hidup yang ramah lingkungan beberapa tahun belakangan ini semakin berkembang dengan baik di Indonesia, terlihat banyaknya influencer menyampaikan konten-konten mereka mengenai ini, ditambah lagi bermunculan pula beragam produk-produk lokal yang menjadikan hal ini sebagai nilai dari produknya. Aku termasuk diantaranya yang menikmati dan mencoba untuk menerapkan gaya hidup yang berhubungan dengan ramah lingkungan. Langkah awal yang aku mulai adalah dengan mengganti sikat gigiku menjadi sikat gigi ramah lingkungan.

Nilai pada Produk

Aku memilih sikat gigi dari Grow Grin untuk memulai. Pertama kali bertemu dengan Grow Grin di Shopee dan seperti pasangan, pandangan pertama langsung jatuh ke hati, hahaha. Sikat gigi yang ditawarkan oleh Grow Grin menurutku unik & juga memiliki nilai untuk penggunanya. Mengajak penggunanya untuk dapat berkontribusi kepada lingkungan, inilah yang membuat aku membeli produk ini.

Impresi Pertama

Kesan pertama yang aku rasakan ketika memegang sikat gigi ini, nyaman layaknya sikat gigi pada umumnya. Menggunakan bahan bambu, Grow Grin berhasil membuat proporsisi dari sikat gigi ini cukup enak dipegang. Meskipun tidak terdapat kontur pada sikat gigi, sehingga bentuk sikat gigi ini terkesan monoton karena lurus namun tidak begitu banyak komplain untuk desainnya.

Barang baru datang, tentu saja rasa ingin sesegera mungkin coba muncul dalam diriku. Ketika pertama kali menggunakan sikat gigi ini, aku cukup kaget karena bulu dari bambu ternyata lembut dan nyaman di gigi. Downside-nya hanya karena bentuk kepala sikatnya kaku sehingga berbeda rasanya ketika menggunakan sikat gigi dari plastik. Namun setelah beberapa kali menggunakan, hal ini tidak menjadi masalah lagi.

Pasca Penggunaan

Setelah 3 bulan menggunakan batang sikat yang pertama, sekarang aku sudah mengganti batang sikat gigi yang kedua. Secara umum, aku puas dengan produk yang dihasilkan oleh Grow Grin ditambah lagi aku bisa berkontribusi secara pribadi untuk bumi. Semoga, dari tulisan ini dapat pula memberikan informasi dan mengajak kamu untuk ikut berkontribusi dengan menggunakan produk-produk yang dapat di daur ulang.

Info

Sebagai informasi, produk-produk yang berbahan dasar dari plastik memerlukan waktu 50-100 tahun untuk terurai sedangkan produk-produk yang berbahan dari alam seperti hanya memerlukan 5-15 tahun untuk terurai. Ditambah lagi, berdasarkan informasi dari Petungsewu Wildlife Education Center, sampah yang dihasilkan setiap hari di Indonesia hingga mencapai 11,330 ton per hari!

Saran

Saran aku untuk Grow Grin, penyimpanan sikat gigi dirumah masing-masing memiliki krakteristiknya masing-masing. Akan lebih baik apabila Grow Grin menyertakan juga penutup kepala sikat gigi seperti yang terdapat pada sikat gigi pada umumnya. Tentu saja pemilihan bahan penutup kepalanya tidak berbahan plastik, bisa saja menggunakan bahan lainnya yang lebih mudah untuk di urai, rotan mungkin bisa menjadi alternatif.

Apa langkah yang akan kamu ambil atau sudah kamu lakukan untuk bumi kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: